Raja Ampat Papua Barat Indonesia : Sejarah, Mitos, Asal Usul dan Kekayaan-nya

Semua tentang seputar wisata kepulauan raja ampat papua barat indonesia pulau mula sejarah mitos asal usul kekayaan cerita singkat pariwisata history of terbentuk

Hal – Hal Spesial dan Pesona Paling Menggoda dari Raja Ampat

Sudah jadi rahasia umum kalau Indonesia adalah surganya pariwisata dunia. Bukan begitu?

Lihat saja dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia, masing – masing daerahnya selalu saja ada daya tarik objek wisata yang spesial dan berharga untuk dinikmati.

Di Indonesia bagian timur, di salah satu pulau paling ujung di Indonesia, pun ada sebuah daya tarik wisata tersendiri yang siap untuk menyita perhatian Anda. Inilah Raja Ampat Papua yang mulai tersohor seantero dunia karena pesona alamnya yang sungguh luar biasa indah.

Raja Ampat Papua memang menyimpan berjuta keindahan yang pantas untuk dinikmati. Lantas, apa saja hal – hal paling spesial dari tempat wisata Raja Ampat yang merupakan bagian dari daerah administratif Kabupaten Raja Ampat ini? Ini dia rangkumannya untuk Anda…

  1. Kekayaan Alam Bawah Lautnya

Kekayaan alam bawah laut dari Raja Ampat memang tak perlu diragukan lagi. Raja Ampat memiliki 4 gugusan pulau besar yang meliputi Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Nah, di kepulauan inilah kekayaan alam bawah laut benar- benar tak terbantahkan. Seorang ahli karang dari Australia, Dr John Veron, bahkan menyatakan bahwa kawasan kepulauan ini memiliki hingga 450 jenis karang. Hal ini didasarkan pada penelitiannya di kawasan ini selama dua pekan.

Sementara tim ahli dari Conservation International, The Nature Conservancy, dan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa perairan ini memiliki lebih dari 540 jenis karang keras yang artinya, sekitar 75% dari total jenis karang di dunia ada disini.

Begitu pun dengan jumlah ikan karangnya yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 jenis, dan juga lebih dari 700 moluska yang merupakan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomatopod crustaceans.

Benar- benar tak ada satu pun wilayah di dunia ini yang memiliki jumlah spesies karang sebanyak ini dengan luas area yang sama. Sungguh kekayaan alam yang luar biasa. Pantas saja kalau Raja Ampat ini diakui sebagai salah satu dari 10 perairan terbaik di dunia untuk diving site.

  1. Mitos Asal Usul Nama Raja Ampat

Asal usul dari Nama Raja Ampat pun menarik untuk disimak. Masyarakat setempat meyakini bahwa nama ini berasal dari kisah mitos adanya seorang wanita yang menemukan tujuh buah telur di daerah tersebut.

Empat butir telur diantaranya lalu menetas dan mengeluarkan empat orang pangeran. Nah, keempat pangeran inilah yang kemudian menjadi raja yang berkuasa di empat pulau terpisah di Raja Ampat, yakni Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Ya, inilah asal mula nama Raja Ampat atau empat raja.

Sementara tiga butir telur lainnya yang menetas, diyakini mengeluarkan hantu, wanita dan juga batu.

  1. Kondisi Masyarakat Raja Ampat

Kondisi masyarakat Raja Ampat pun cukup menarik untuk disimak. Masyarakat Raja Ampat ini merupakan para nelayan tradisional yang dikenal sangat ramah. Mereka tinggal di kampung – kampung kecil yang letaknya berjauhan di pulau –pulau yang berbeda.

Ketika menerima tamu dari luar, maka mereka pun akan menyambut para tamu dengan ramah. Apalagi, kalau para tamu tersebut membawa oleh – oleh berupa pinang atau permen. Ya, tradisi ini memang disebut sebagai ‘pipa perdamaian indian’ di Raja Ampat.

Ada pula acara mengobrol dengan makan pinang yang disebutnya sebagai “Para-para Pinang”. Dalam perbincangan ini, seringkali dibubuhi saling lempar mob yang merupakan sebutan dari saling tukar ceirta lucu dalam bahasa setempat.

  1. Peninggalan Sejarahnya

Raja Ampat ternyata juga peninggalan masa prasejarah yang menarik yang ditemukan di kawasan gugusan Misool. Peninggalan pra sejarah ini berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang.

Cap tangan ini, uniknya berada sangat dekat dengan permukaan laut dan bukannya berada di dalam gua. Diperkirakan, cap-cap tangan ini telah berusia sekitar 50.000 tahun. Di kawasan Pulau Wei pun juga ada peninggalan sejarah dari Perang Dunia II yakni sisa pesawat karam.

Tags: #Kekayaan Alam Bawah Lautnya #Kondisi Masyarakat Raja Ampat #Mitos Asal Usul Nama Raja Ampat #Peninggalan Sejarahnya

Leave a reply "Raja Ampat Papua Barat Indonesia : Sejarah, Mitos, Asal Usul dan Kekayaan-nya"

Author: 
    author