Jawa Barat

Pantai Karapyak Pangandaran, Keindahan Fenomena Laut Dua Warna

Pantai Karapyak Pangandaran – Jika ingin melihat fenomena air laut dua warna, kini Anda tidak usah pergi jauh-jauh ke benua Eropa. Karena, di Pantai Karapyak Pangandaran, Jawa Barat, fenomena langka itu sudah biasa terjadi. Namun, itu terjadi hanya di saat curah hujan tinggi atau ketika debit air Sungai Citanduy yang bermuara ke laut tengah meningkat.

pantai karapyak dua warna

Fenomana alam laut dua warna sempat viral di media sosial. Bahkan, tidak sedikit netizen yang mengaku takjub dengan fenomena langka tersebut. Namun, hal itu terjadi di salah satu laut yang berada di benua Eropa. Tapi, siapa sangka, fenomena laut dua warna itu sebenarnya ada di Indonesia. Hanya belum terekspos secara luas.

Fenomena alam di Pantai Karapyak Pangandaran yang terletak di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ini menjadi pesona serta pemikat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata tersebut.

Foto Utama_Pantai Karapyak
Dokumentasi Risna Dwi Rahayu

Fenomena itu biasa terjadi ketika air sungai Citanduy yang merupakan air tawar berwarna coklat bercampur dengan air laut. Setelah dari muara mengalir lepas ke laut, akan terlihat jelas perbedaan warnanya. Bahkan, air laut yang biasanya berwarna biru, seketika berubah warna dan terlihat berwarna merah ketika bercampur dengan air tawar yang mengalir dari sungai.

Namun begitu, fenomena alam itu terjadi hanya di saat debit air Sungai Citanduy yang mengalir ke laut tengah meninggi. Apabila debit air sungai normal atau debitnya menurun akibat kemarau, fenomana langka itu tidak akan terlihat.

Baca Juga : Daya Tarik Pantai Pangandaran Yang Sangat Menakjubkan

Di Pantai Karapyak Bisa Melihat Pulau Nusakambangan

Selain terdapat fenomena langka, di Pantai Karapyak Pangandaran juga bisa menyaksikan indahnya Pulau Nusakambangan Kabupaten Cilacap dari jauh. Bisa dilihatnya pulau yang diisi oleh tahanan kelas kakap itu lantaran letaknya berdekatan dan hanya terpisahkan oleh laut.

Warga yang berada di sekitar Pantai Karapyak pun sudah terbiasa menyebrang dengan menggunakan perahu ke pulau Nusakambangan untuk kepentingan bertani huma. Itu artinya, jarak dari Pantai Karapyak ke Pulau Nusakambangan tidak terlalu jauh. Hanya dipisahkan oleh sekat laut yang membelah pulau.

Selain itu, Pantai Karapyak pun sudah populer di kalangan mancing mania yang terbiasa memburu ikan di laut. Karena di pantai ini terdapat jasa perahu yang akan memanjakan pemancing untuk mengail ikan di tengah laut.

Karang di Pantai Karapyak
Batu Karang Foto: Dokumentasi Risna Dwi Rahayu

Baca Juga : 7 Penginapan Murah di Pangandaran 2018 Dekat Pantai Barat Timur Untuk Rombongan Keluarga

Baca Juga :   7 Objek Wisata Di Cianjur Yang Murah Dan Indah

Di Pantai Karapyak Terdapat Pasir Putih

Meski di Pantai Karapyak tidak bisa digunakan untuk berenang, karena terdapat banyak terumbu karang dan gelombang ombak yang tidak bersahabat, namun wisatawan masih bisa menikmati panorama alam pantai yang sangat indah. Terutama menikmati pesona keindahan pasir putih yang memiliki panjang sekitar 5 kilometer.

Di pasir putih ini, wisatawan bisa berfoto selfi dengan latar pantai dan bebatuan yang sangat indah. Apalagi ketika air laut sedang surut, wisatawan akan disuguhi pemandangan biota laut yang muncul dari balik karang-karang yang ada di sekitar pantai.

Namun begitu, siapapun tidak boleh mengganggu apalagi menangkap biota laut tersebut. Karena semua biota laut yang berada di pantai Karapyak dilindungi oleh Negara. Pantai Karapyak sebagai daerah konservasi, harus dilindungi dan dijaga keberadaan biota serta kekayaan alamnya dari tangan-tangah jahil manusia.

Salah seorang wisatawan asal Ciamis, Risna Dwi Rahayu, mengaku sering berkunjung ke pantai Karapyak bersama keluarganya. Menurutnya, meski pantai Karapyak tidak seramai Pantai Pangandaran dan Pantai Batukaras, namun keindahan alamnya sangat luar biasa. 

“Pantai Karapyak memang berbeda dari pantai lainnya yang ada di Pangandaran. Keindahan di pantai ini sangat khas dan cocok buat refresing menghilangkan penat. Pantai ini menawarkan keindahan alam dan biota laut yang berbeda. Kalau sudah satu kali berkunjung ke pantai ini, pasti ingin datang lagi,” katanya.

Spot Selfi di Pantai Karapyalk
Foto: Dokumentasi Risna Dwi Rahayu

Terdapat Lokasi Keramat yang Bersejarah

Selain banyak didatangi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai, di Pantai Karapyak pun ternyata tidak sedikit dikunjungi oleh para peziarah. Di sekiar pantai Karapyak, rupanya terdapat makam Mbah Panjing Bener atau warga setempat menyebutnya Kyai Panjing. Dia adalah seorang Kyai penyebar agama Islam dari Kerajaan Mataram.

Apabila menilik sejarah, saat masa kejayaan Kerajaan Mataram menguasai wilayah Kerajaan Galuh atau pada sekitar abad 16, mereka selalu menggunakan jalur laut untuk melakukan ekspansi ke kerajaan lain. 

Baca Juga : Oleh Oleh Pangandaran Saat Berkunjung Kesana

Baca Juga :   32 Tempat Nongkrong di Bandung 24 Jam Murah Meriah Tengah Malam Yang Nyaman Terbaru 2018

Pelabuan Majingklak yang masih berdekatan dengan pantai Karapyak, dijadikan tempat berlabuhnya perahu-perahu Kerajaan Mataram. Maka jangan heran apabila di sekitar kawasan itu terdapat peninggalan prasasti atau makam orang-orang Mataram.

Menurut Juru Kunci Situs Kyai Panjing, Doyo, lokasi makam Kyai Panjing yang dikeramatkan warga berada di sebuah bukit yang tidak jauh dari Pantai Karapyak. Selain makam, kata dia, terdapat juga sebuah batu berbentuk panjang yang berada di pesisir pantai Karapyak dan dipercaya sebagai tempat bersemedi Kyai Panjing.

foto batu kasur pangandaran
Batu Kasur Karapyak foto:harapanrakyat.com

“Batu yang berbentuk panjang itu disebut batu kasur. Karena bentuknya mirip kasur dan konon waktu dulu sering digunakan Kyai Panjing untuk bersemedi dan beristirahat,” katanya seperti dikutip salah satu media online lokal Pangandaran.

Doyo menambahkan, para peziarah yang datang ke Pantai ini tidak hanya mendatangi makam keramat Kyai Panjing, tetapi juga melakukan ritual di batu kasur. “Jadi, setelah berziarah ke makam Kyai Panjing, baru dilanjutkan ke batu kasur. Ada juga peziarah yang hanya melakukan ritual di batu kasur saja,” ujarnya.

Menurut Doyo, melakukan ritual ziarah di batu kasur dipercaya akan membawa berkah. Bahkan, para pemancing yang akan berburu ikan di laut pun ada yang melakukan ritual terlebih dahulu di batu kasur. 

“Ada sebuah kepercayaan atau mitos yang menyebutkan kalau ingin mancing ikan dengan hasil tangkapan melimpah di pantai Karapyak harus kulonuwun dulu ke yang punya tempat. Nah, Kyai Panjing ini dipercaya sebagai sesepuh di sini. Jadi, para pemancing ngalap berkah dengan melakukan ritual ziarah di batu kasur,” ungkapnya.  

Menurut Doyo, batu kasur yang berwarna putih itu memiliki panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Disebut batu kasur, kata dia, karena bentuknya mirip kasur. Selain itu, apabila batu kasur yang berada di pinggir pantai itu dihantam ombak, akan terlihat seperti sebuah kasur yang terapung di laut.

“Batu kasur ini tidak hanya memiliki kekuatan magis, tetapi juga unik. Makanya, tidak sedikit wisatawan yang ingin berfoto di dekat batu tersebut,” ujarnya.

Rute Menuju Pantai Karapyak

Untuk menuju ke Pantai ini, Anda harus menggunakan jalur nasional jawa selatan apabila berangkat dari arah Bandung. Begitupun apabila Anda berangkat dari arah Cilacap Jawa Tengah. Apabila sudah sampai di daerah Kota Banjar, Jawa Barat, maka kendaraan Anda diarahkan ke selatan Jawa Barat atau terlebih dahulu memasuki perkotaan Kota Banjar.

Dari Kota Banjar, Anda hanya butuh waktu 1,5 jam ke lokasi objek wisata Pantai Karapyak Pangandaran. Sedangkan jika dari arah Pantai Pangandaran, waktu yang dibutuhkan hanya 10 menit saja dengan kendaraan. Akses jalan menuju pantai ini pun sudah bagus. Begitupun fasiltas penginapan dan kafe sudah tersedia di objek wisata ini.

Yunita

Seorang penulis cerita yang aneh, suka jalan jalan dan pengen jalan jalan karena menulis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker