Jawa Tengah

Tempat Wisata Di Solo Jawa Tengah Bernafaskan Budaya

Solo, sapaan akrab Kota Surakarta, Jawa Tengah. Terkenal karena menjadi tempat keberadaan satu dari dua kerajaan pecahan Mataram Islam, Kasunanan Surakarta. Memiliki karakter budaya yang mirip dengan Jogja karena adanya kesamaan budaya. Kentalnya budaya Jawa sangat lekat terasa di kota ini. Maka tak heran jika tempat wisata di Solo Jawa Tengah mengedepankan konsep budaya Jawa.

Sebagai salah satu ikon sebagai kota budaya, Solo sepenuhnya merangkul budaya Jawa. Hal itu terlihat jelas dari konsep aturan desain yang diatur oleh pemerintah kota. Demikian halnya dengan bidang pariwisatanya, yang hampir semuanya sarat dengan budaya Jawa. Berikut adalah beberapa tempat wisata di Solo Jawa Tengah yang bernilaikan budaya:

1. Keraton Kasunanan Surakarta

tempat wisata di solo jawa tengah

Resminya bernama Keraton Surakarta Hadiningrat dibangun pada 1744 oleh Pakubuwono II setelah keraton yang asli hancur akibat peristiwa Geger Pecinan (1743). Hingga saat ini, keraton ini masih menjadi tempat tinggal resmi Sri Sunan (bergelar Pakubuwono) dan keluarganya. Ritual adat istiadat keseharian keraton juga masih diselenggarakan di sini.

Keraton menjadi salah satu tempat wisata di Solo Jawa Tengah yang diandalkan. Museum milik keraton memamerkan berbagai barang koleksi kasunanan seperti hadiah dari raja-raja Eropa, replika berbagai barang pusaka, serta gamelan.

Baca Juga :   Inilah  7 Tempat Wisata Dі Tegal Yаng Populer Ьіѕа Anԁа Kunjungi

2. Pura Mangkunegaran

pura mangkunegaran solo

Merupakan tempat kedudukan resmi (istana) bagi Kadipaten Praja Mangkunegaran, terletak di Kelurahan. Pura ini dibangun pada tahun 1757 oleh Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa) sebagai bentuk ketidaksetujuan atas campur tangan Belanda dalam pemerintahan Kasunanan. Dasarnya adalah Perjanjian Salatiga dan pendiriannya didukung oleh Sunan yang berkuasa pada masa itu.

Arsitektur Pura Mangkunegaran adalah perpaduan antara Jawa dan Eropa. Hal ini juga ditunjukkan dengan detail barang dekorasi yang dipajang di sana.

3. Taman Balekambang

taman balekambang solo

Terletak di dekat salah satu jalan masuk kota, tempat wisata di Solo Jawa Tengah selanjutnya adalah Taman Balekambang. Dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII untuk kedua putrinya yang awalnya diberi nama Partini Tuin dan Partinah Bosch, Partini dan Partinah merupakan nama kedua putri tersebut.

Taman ini memadukan konsep Eropa dan Jawa serta terbagi dalam dua area. Pertama adalah Partini Tuin (Taman Air Partini) berupa kolam air. Dan kedua Partinah Bosch (Hutan Partinah) yaitu bagian taman yang ditanami tumbuhan-tumbuhan langka. Selain itu, terdapat juga gedung pertunjukan di taman ini yang sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan berbagai acara.

4. Taman Sriwedari

Kompleks Taman Sriwedari mulai dibangun oleh Pakubuwono X, sekitar akhir masa penjajahan hingga awal kemerdekaan. Tercatat bahwa taman ini merupakan tempat penyelenggaraan PON yang pertama kalinya pada tahun 1948.

Baca Juga :   Inilah 10 Tempat Ngabuburit di Solo atau Surakarta yang Asik

5. Museum Radya Pustaka

Beberapa tahun lalu pernah terjadi skandal memilukan yang terjadi di Museum Radya Pustaka ini. Di mana kepala museum justru menjual barang koleksi yang dimiliki oleh museum. Padahal museum ini merupakan museum pertama yang ada di Indonesia. Akan tetapi, ada sisi positif dari kejadian tersebut. Yaitu munculnya kesadaran pemerintah dan masyarakat akan nilai penting sebuah museum bagi bangsa ini.

6. Pasar Windujenar/Triwindu

Terletak tak jauh dari Pura Mangkunegaran, Pasar Triwindu dibangun pada tahun 1939. Nama Triwindu digunakan untuk memperingati ulang tahun naik tahta Mangkunegara VII yang ke-24 (tiga/tri windu). Di pasar menjual berbagai jenis barang antik.

7. Pasar Ngarsopuro

Lebih dikenal sebagai Ngarsopuro Night Market karena diselenggarakan hanya setiap sabtu malam dengan menggunakan badan jalan Diponegoro, Kelurahan Keprabon. Selain makanan khas Solo, banyak barang-barang kerajinan yang juga dijual.

Masih ada banyak lagi tempat wisata di Solo Jawa Tengah yang bisa untuk dikunjungi. Misalnya yang bertemakan wisata kuliner, wisata belanja, ataupun festival tahunan. Oleh karenanya, jika berkunjung ke Solo jangan lupa untuk mengalokasikan waktu khusus berkeliling ke seluruh sudut kota.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Mohon non aktifkan adblock anda
Refresh