Cerita Perjalanan

16 Wisata Alam di Bandung Ini Legend Banget, Cek Langsung Aja

Indonesia diketahui menjadi negara dengan kekayaan alam yang indah. Karena itu, kamu dapat temukan cukuplah banyak wisata alam di beberapa daerah. Contohnya saja, Bandung yang populer dengan alam asri serta hawa sejuknya.

Dari mulai taman kota, air terjun, sampai pegunungan, Bandung tawarkan bermacam wisata dengan pesona alam mengagumkan. Bila tertarik nikmati alam sekaligus juga menghilangkan capek, berikut referensi wisata alam di Bandung yang dapat kamu datangi:

Kebun Binatang Bandung

kebun binatang bandung
foto @dianp_didi

Semenjak berdiri tahun 1930, Kebun Binatang Bandung diketahui dengan nama “Bandung Zoological Park”. Walau adalah salah satunya wisata paling tua di Kota Kembang, kebun binatang ini hampir tidak sempat sepi pengunjung sampai saat ini.

Berdiri diatas tempat seluas seputar 13,6 hektar, obyek wisata yang bersisihan dengan Sungai Cikapundung serta Institut Tehnologi Bandung ini jadi rumah dari 213 type fauna, dimana 79 salah satunya adalah satwa yang dilindungi.

Bukan sekedar mempunyai beberapa ratus type fauna, Kebun Binatang Bandung juga menyiapkan beberapa tempat wisata lainnya seperti mengelilingi kolam memakai sepeda air atau bebek kayu. Spesial untuk pengunjung anak-anak, mereka dapat juga menunggang hewan seperti gajah atau kuda. Menyenangkan, kan? Yuk, datangi wisata alam ini di Jalan Kebun Binatang No 6, Lebak Siliwangi, Coblong jam 08:00 – 16:00 sehari-harinya

Perkebunan Teh Rancabali

perkebunan teh rancabali bandung
Foto @pergipedia

Tahukah kamu jika Jawa Barat adalah salah satunya penghasil teh paling besar di Indonesia? Nah, salah satunya kota di Jawa Barat yang memiliki kebun teh luas ialah Bandung, persisnya Perkebunan Teh Rancabali di lokasi Patengan. Asyiknya, perkebunan teh ini sudah jadi tempat wisata yang dapat kamu datangi.

Hamparan kebun teh serta bermacam pohon-pohon berwarna hijau membuat pemandangan fantastis. Tidak hanya panorama yang mengagumkan indah, di Perkebunan Teh Rancabali kamu dapat juga belajar mengenai langkah menjaga tanaman teh serta proses memanen. Sengit, kan? Bila ingin coba pengalaman unik ini, kamu dapat hadir jam 07:00 – 17:00 sehari-harinya.

Taman Hutan Raya Ir. Djuanda

taman hutan raya juanda bandung
Foto @bandunginframe

Dengan luas sampai 600 hektar, Taman Rimba Raya Ir. Djuanda membentang mulai Dago Ahli sampai Maribaya Lembang. Di dalamnya ada banyak tempat wisata yang dapat kamu datangi, yaitu penangkaran rusa tutul, Gua Jepang, serta Gua Belanda. Bila sudi, kamu dapat juga lakukan trekking di jalan spesial yang disiapkan didalam taman.

Diluar itu, tidak tertinggal juga kedatangan suatu air terjun bernama Curug Maribaya. Air terjun ini adalah pertemuan dari Sungai Cigulung serta Sungai Cikawari dengan ketinggian sampai kira-kira 30 mtr.. Ingin nikmati air fresh serta panorama mengagumkan? Langsung hadir ke Kompleks Tahura Ir. H. Djuanda No 99, Dago Ahli jam 06:00 – 18:00 sehari-harinya.

Sanghyang Heuleut Cipatat

Sanghyang Heuleut Cipatat
Foto @mochadjamalfarizqi

Sanghyang Heuleut ialah laguna atau kolam kecil dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi yang ada di dalam rimba. Air yang ada disini mengalir langsung mengarah Sungai Citarum, yang jadi sisi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Sedang, tebing-tebing tinggi di Sanghyang Heuleut beritanya datang dari letusan Gunung Sunda.

Karena dikelilingi banyak tebing menjulang itu, tempat Sanghyang Heuleut cukuplah tersembunyi. Dari pusat Kota Bandung, kamu dapat mengambil rute menuju Padalarang, lantas menuju ke pintu gerbang PLTA Saguling. Nah, tempat wisata yang buka jam 08:00 – 16:00 sehari-harinya ini ada di lokasi itu. Untuk sampai tempatnya, kamu mesti trekking terlebih dulu saat seputar 2 jam. Menjadi, sediakan stamina kamu ya!

Tebing Gunung Hawu

tebing gunung hawu
Foto @jenwa_tour

Buat yang ingin nikmati panorama alam sekaligus juga melawan adrenalin, Tebing Gunung Hawu dapat jadi tujuan pas. Banyak wisatawan yang hadir kesini untuk memanjat tebing atau menelusuri gua vertikal dengan kedalaman beberapa puluh mtr.. Kamu dapat juga melihat panorama seputar sekalian bersantai diatas hammock yang digantung diantara dua tebing.

Tebing Gunung Hawu ada di belakang Tebing Citatah, gunung batu kapur Singgalang. Diperlukan sekurang-kurangnya waktu saat 30 menit untuk trekking kesini. Semestinya, datanglah pagi-pagi buta karena Tebing Gunung Hawu menyuguhkan panorama sunrise yang begitu cantik.

Gua Sanghyang Tikoro serta Sanghyang Poek

gua sang hyang tikoro bandung
Foto @bucek_denk

Wisata di bandung yang murah yang lain adalah Gua Sanghyang Tikoro, Di Gua Sanghyang Tikoro, kamu dapat temukan suatu sungai yang mengalir di dasarnya. Selain itu, Gua Sanghyang Poek berjarak seputar 15 menit berjalan kaki dari Gua Sanghyang Tikoro. Mempunyai lanskap yang condong miring, kekhasan ini membuat Gua Sanghyang Poek lebih popular di kelompok wisatawan. Ingin tahu ingin memandangnya?

Masih tetap ada didalam lokasi PLTA Saguling, luangkan diri kamu untuk bertandang ke Gua Sanghyang Tikoro serta Gua Sanghyang Poek. Sama dengan Sanghyang Heuleut, beritanya dua gua ini dapat tercipta karena letusan Gunung Sunda. Stalaktit serta stalakmit yang ada di lokasi gua tampak demikian megah serta membuat kekhasan sendiri.

Stone Garden serta Gua Pawon

Dalam bhs Indonesia, “Stone Garden” bisa disimpulkan menjadi Kebun Batu. Nama ini sama dengan tempatnya kamu akan diterima dengan dataran luas yang dipenuhi dengan bebatuan purba. Bebatuan ini tumbuh tidak teratur diantara rumput hijau serta pohon-pohon.

Stone Garden adalah suatu wisata geopark yang beritanya tercipta dari sisa danau purbakala berumur lebih dari 27 juta tahun. Beberapa ilmuwan yakin jika sempat berlangsung gempa vulkanik yang membuat batu-batu tertanam tidak teratur. Nah, perihal ini pula yang malah membuat panorama indah. Obyek wisata di dataran tinggi Desa Gunung Masigit, Cipatat ini dapat kamu datangi jam 07:00 – 18:00 sehari-harinya.

Nah, dibagian bawah Stone Garden ada Gua Pawon, website bersejarah lainnya sebagai tempat penemuan beberapa peninggalan kehidupan prasejarah. Bermacam peninggalan itu sekarang dipamerkan di Museum Geologi Bandung.

Leuwi Jurig

Banyak wisatawan yang menyampaikan jika Leuwi Jurig serupa dengan Grand Canyon yang berada di Amerika. Di Leuwi Jurig, kamu dapat temukan panorama air sungai jernih yang diapit dengan tebing-tebing bebatuan raksasa. Kombinasi kontras pada warna biru air serta tebing berwarna kelabu membuat panorama yang begitu Instagramable.

Tempat wisata alam ini terdapat di Desa Bojong, Bungbulang, Garut. Jika pergi dari arah Bungbulang, Leuwi Jurig ada tidak jauh dari Jembatan Rumpit, yaitu jembatan pertama yang akan kamu lalui sesudah PLTMH Cirompang Bungbulang.

Tebing Keraton

Ada pada ketinggian 1.200 mdpl, Tebing Keraton menyuguhkan panorama alam yang mengagumkan. Sejauh mata melihat, yang tampak ialah hamparan Taman Rimba Raya Djuanda dengan latar belakang Gunung Tangkuban Perahu. Di sejumlah ruang, sudah disiapkan tempat duduk hingga kamu dapat nikmati panorama dengan nyaman.

Tempat wisata alam di Bandung yang ada di Kampung Ahli Desa Ciburial, Cimenyan ini dapat jadi salah satunya spot terunggul untuk melihat sunset. Oleh karenanya, semestinya datanglah waktu sore hari supaya tidak melupakan kejadian alam yang indah itu. Bila ingin nikmati alam dari obyek wisata ini, datanglah jam 05:00 – 18:00 sehari-harinya.

Curug Batu Templek

Di daerah Pasir Impun, Cimenyan, Bandung Barat, kamu dapat temukan Curug Batu Templek. Suatu air terjun dengan lanskap yang demikian unik ini sebetulnya adalah retakan kecil dari lempeng bumi. Retakan ini tercipta karena gerakan tektonik yang mengakibatkan air keluar dari sela-sela bebatuan dan ditumbuhi rumput hijau di sejumlah sisi.

Jika kamu tertarik bertandang ke Curug Batu Templek, semestinya pakai kendaraan roda dua karena akses jalan kesana tidak demikian besar. Akses yang masih tetap hanya terbatas ini membuat Curug Batu Templek masih tetap sepi pengunjung. Dengan begitu, wisata alam di Bandung yang satu ini pas buat kamu yang kurang senang liburan ditempat ramai.

Balitsa Lembang

Balitsa ialah suatu singkatan dari Balai Riset Tanaman serta Sayuran. Tempatnya ada di Lembang, Bandung Barat. Lebih dari sebatas tempat riset tanaman serta sayuran, Balitsa dikenal juga menjadi salah satunya tempat peningkatan tanaman hortikultura paling besar di Indonesia.

Karena terdapat di lokasi Lembang, situasi alam di seputar Balitsa juga masih tetap begitu asri dengan hawa yang sejuk. Salah satunya spot favorite wisatawan ialah deretan pinus yang tampak demikian Instagramable. Karena hal tersebut, banyak pasangan yang lakukan session photo pre-wedding di Balitsa Lembang. Jika ingin bertandang, kamu cuma dapat hadir pada Sabtu serta Minggu jam 08:00 – 17:00.

Rimba Kota Babakan Siliwangi

Tidak hanya Taman Rimba Raya Ir. Djuanda, masih tetap ada lagi taman kota yang dapat kamu datangi, yaitu Rimba Kota Babakan Siliwangi. Beritanya, rimba kota di Jalan Tamansari No 73 ini telah ada semenjak jaman penjajahan Belanda.

Pada tahun 2011, Rimba Kota Babakan Siliwangi dinobatkan menjadi salah satunya rimba kota didunia. Dua tahun sesudahnya, tempat ini sah dikelola pemerintah Bandung serta penduduk juga dapat bertandang.

Didalam rimba kota ini, kamu dapat lihat bermacam satwa yang hidup bebas serta tanaman. Kadang, tempat ini dapat dipakai untuk membuat beberapa pekerjaan, contohnya lomba kesenian atau lomba membuat sarang burung. Tertarik untuk memakan waktu di Rimba Kota Babakan Siliwangi?

Teras Cikapundung

teras cikapundung
Foto @kiki_fatimah

Bila kurang tertarik beraktivitas berlebihan akan tetapi masih tetap ingin nikmati panorama Sungai Cikapundung, kamu dapat hadir ke Teras Cikapundung di lokasi Jalan Siliwangi. Teras Cikapundung adalah suatu ruang umum di dalam kota yang tempatnya ada di pinggir Sungai Cikapundung.

Wisata alam di Bandung memiliki konsep urban serta ekologi ini terdiri jadi dua zone yang dikaitkan oleh jembatan merah. Zone pertama ialah Zone Urban yang menyiapkan pertunjukan air mancur menari, sculpture ruang, serta amfiteater. Selain itu, zone ke-2 ialah Zone Alami yang menhadirkan tempat konservasi ikan serta kolam kura-kura. Bila ingin bertandang, kamu dapat hadir jam 07:00 – 22:00 sehari-harinya.

Kawah Putih Ciwidey

Popularitas Kawah Putih Ciwidey menjadi salah satunya obyek wisata di Bandung tidak butuh disangsikan lagi. Bahkan juga, bila tidak pernah kesini juga kamu tentu tidak asing dengar namanya. Kawah putih di Ciwidey tercipta karena letusan Gunung Patuha. Sesuai dengan namanya, tanah yang ada di lokasi danau memang berwarna putih karena tercampur unsur-unsur belerang.

Hal itu tampak demikian kontras dengan air danau yang berwarna biru kehijauan. Kombinasi kedua-duanya membuat panorama yang demikian indah serta sayang tidak untuk diabadikan dengan camera. Masalah sarana, tenang saja karena wisata alam di Jalan Raya Soreang Ciwidey cukup sudah komplet dari mulai tempat parkir, musala, sampai restoran. Bila ingin bertandang, datanglah jam 07:00 – 17:00 sehari-harinya.

Kampung Batu

Kampung Batu adalah wisata alam yang diperlengkapi wahana outbound, seperti flying fox, loop bridge, serta panjat dinding. Ada juga ruang kolam renang bernama Tektona Waterpark dengan beberapa wahana sengit seperti kolam ombak serta kolam arus. Tidak tertinggal, ada pula danau besar yang dapat kamu pakai untuk memancing.

Selain itu, Kampung Batu jadi habitat dari beberapa fauna seperti rusa, kelinci, serta marmut. Tidak cuma itu, kamu dapat juga meningkatkan ketrampilan dengan beraktivitas bertani serta berkebun memakai perlengkapan yang disiapkan pihak pengelola. Bila terasa capek, langsung beristirahat di Restoran Dapur Neng yang menyiapkan menu makanan ciri khas Sunda.

Arung Jeram Cikapundung

Jika kamu liburan ramai-ramai ke Bandung, coba jajal adrenalin dengan bermain arung jeram di Sungai Cikapundung. Walaupun sungai ini mempunyai panjang seputar 28 km, jalan yang dipakai untuk arung jeram berjarak cuma seputar 4km, diawali dari Kampung Padi serta selesai di dekat pintu air PDAM Sabuga.

Tidak hanya arung jeram, kamu dapat juga coba bermain river board yang berbentuk papan karet untuk perseorangan. Menjadi, kamu dapat mengapung diatas papan karet itu ikuti arus Sungai Cikapundung. Baik waktu arung jeram atau lakukan river board, kamu dapat sekaligus juga nikmati panorama rimba dengan situasi yang demikian sejuk.

***

Itu beberapa obyek wisata alam di Bandung yang tidak bisa kamu lewatkan begitu saja saat berlibur di Bandung. Dengan keragaman pesona alam, liburan di Bandung juga bakal jadi suatu pengalaman yang terkesan. Diluar itu, pastinya beberapa wisata alam Bandung itu dapat menghilangkan penatmu. Selamat bersenang-senang di Bandung!

Baca Juga :   7 Tempat Wisata Indonesia Yang Mendunia

Artikel Lainnya

Tags

Yunita

Seorang penulis cerita yang aneh, suka jalan jalan dan pengen jalan jalan karena menulis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker