Jawa Timur

15 Wisata Jember Ini Tak Boleh Terlewatkan

Tempat-tempat wisata Jember memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal ini disebabkan oleh keindahannya dan harga yang masih terjangkau. Selain dua faktor tersebut, Jember juga telah memiliki fasilitas transportasi yang lengkap. Berikut ini adalah 15  tempat wisata Jember yang tak boleh terlewatkan :

Tempat Wisata di Jember

Pantai Terkenal di Jember

Pantai Payangan

pantai payangan jember jawa timur

Pantai Payangan terletak di Jalan Sidomulyo, Sido Mulyo, Sumberrejo, Ambulu, Jember, Jawa Timur. Akses menuju pantai sangat mudah dijangkau oleh kendaraan bermotor apapun. Hal ini disebabkan oleh jalan menuju pantai yang sudah beraspal dan tidak bergelombang sampai ke tempat parkir kendaraan.

Kelebihan pantai ini ialah memiliki banyak spot foto dalam satu kawasan. Harga tiket masuk wisata ini hanya Rp 5000 untuk beberapa spot terkecuali Bukit Domba. Pendakian menuju Bukit Domba mengharuskan wisatawan membayar lagi sebesar Rp 5000. Sedangkan untuk Teluk Love dan bukit-bukit kecil tidak usah membayar lagi.

Pantai ini memiliki kekurangan dalam hal ketersediaan penjual makanan yang masih terbatas. Pengunjung harus menyiapkan bekal apabila memiliki rencana berdiam diri di Pantai ini dalam waktu yang lama. Di samping itu, fasilitas gazebo masih terbatas sehingga pengunjung harus membawa tikar dan payung apabila berencana berkunjung di siang hari.

Baca Juga : Ini Dia 7 Oleh-Oleh Jember Yang Populer

Pantai Papuma

pantai papuma jember

Wisata Jember yang satu ini sebenarnya pernah menduduki peringkat nomor satu wisata yang paling diminati wisatawan. Harga yang semakin melonjak membuat pantai ini sedikit tergeser dan memiliki julukan “Pantai Mahal”. Harga tiket yang awalnya Rp 7.000, naik menjadi Rp 15.000 pada hari biasa dan Rp 25.000 ketika weekend atau liburan.

Masih berdekatan dengan Pantai Payangan, Pantai Papuma berada di Kecamatan Wuluhan tepatnya di Desa Lojejer. Akses menuju lokasi bisa dikatakan cukup mudah, hanya saja ketika akan menuju ke pantai terdapat jalan yang cukup menanjak. Kelebihannya terdapat pada sarana dan prasarana yang sudah lengkap.

Kekurangan Pantai ini hanya karena kelalaian para wisatawannya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sampah yang semakin berserakan seiring dengan semakin terkenalnya Pantai Papuma. Di samping itu, jalan menuju Pantai yang cukup menanjak membuat wisatawan berpikir dua kali untuk pulang terlalu malam.

Pantai Watu Ulo

pantai watu ulo wisata jember

Berdekatan dengan pantai Papuma dan Payangan membuat Pantai Watu Ulo sangat sayang untuk dilewatkan. Pantai ini berlokasi di Kecamatan Ambulu tepatnya di Desa Sumberrejo. Disebut Watu Ulo karena terdapat batu yang tersusun memanjang dan membentuk tubuh ular sehingga dinamakan Watu (Batu) Ulo (ular). Harga tiket masuknya hanya Rp 7.500.

Memiliki keindahan batu berbentuk ular menjadi kelebihan tersendiri. Di samping itu, sarana dan prasarana juga sudah memadai, dan rute menuju lokasi juga dapat dijangkau kendaraan apapun. Tempat swafoto juga banyak tersedia dan juga wahana transportasi perahu juga menambah nilai plus pantai ini.

Tak berbeda jauh dengan pantai papuma, kekurangan pantai ini juga pada banyaknya sampah di bibir pantai. Pengunjung yang memiliki anak di bawah umur juga tidak bisa dilepaskan bermain begitu saja. Hal tersebut dikarenakan ombak pantai yang sangat besar sehingga para orang tua tidak leluasa melepas anak-anak bermain di pantai ini.

Air Terjun di Jember

Air Terjun Tancak

air terjun tancak wisata jember unik

Air Terjun Tancak berlokasi di Desa Suci, Kec. Panti, Kab. Jember, Jawa Timur. Suasana asri, air yang dingin dan sejuk membuat wisata Jember ini diminati wisatawan. Pengunjung juga diperbolehkan mandi di area kubangan air terjun dan juga dapat menggelar tikar di sekeliling air terjun.

Baca Juga :   10 Foto Pantai Prigi Pasir Putih Terletak di Trenggalek Jawa Timur + Info Tiket Masuk & Peta Map Lokasi

Harga tiket yang hanya Rp 2000 untuk sepeda motor dan Rp 5000 untuk mobil. Akses menuju lokasi yang tidak terlalu sulit juga menjadi nilai plus bagi para wisatawan. Terdapat sedikit jalan berbatu dan pengunjung juga harus berjalan sekitar 30 menit dari parkiran kendaraan.

Sayangnya wisata ini masih minim penunjuk arah dan berbahaya saat musim penghujan. Dikatakan berbahaya saat musim penghujan karena sore hari air dapat naik sampai ke parkiran bahkan lebih jauh dari itu. Di samping itu, tidak ada kamar kecil dan pedagang makanan atau minuman di dekat lokasi air terjun.

Pantai Rowo Cangak

wisata jember pantai rowo congak

Masih di sekitar Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, terdapat satu pantai lagi bernama Pantai Rowo Cangak yang berada di Desa Ungkalan. Harga tiket wisata ini hanya Rp 5.000 untuk parkir kendaraan di hari biasa maupun hari libur. Tempat wisata yang masih sangat alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tempatnya yang asri dan jarang terjamah serasa pantai milik pribadi menjadi kelebihannya. Jauh dari kebisingan sehingga sangat cocok bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk perkotaan. Bukan hanya di lokasinya, saat menuju lokasi pantai, pengunjung juga disuguhi pemandangan yang elok dan ciamik dari hutan karet.

Tempat yang masih tersembunyi dan terpencil membuat akses menuju lokasi dapat dikatakan sulit. Pengunjung harus menyusuri hutan karet dan menyeberang sungai dengan jembatan kecil yang kurang safety. Di samping itu, tak ada pedagang apapun di lokasi sehingga pengunjung harus menyiapkan perbekalan yang lengkap.

Pantai Nanggelan

Bergeser lebih dekat menuju pusat kota, terdapat Pantai Nanggelan yang terletak di Cangak Indah, Curahnongko, Tempurejo, Jember, Jawa Timur. Wisata Jember ini terkenal karena keindahan pemandangannya dengan pasir berwarna putih tetapi memiliki ombak yang tak terlalu besar. Tempatnya yang masih terpencil membuat pantai ini begitu bersih.

Tempat yang belum terlalu terjamah oleh wisatawan membuat pantai ini cocok  untuk camping bersama orang-orang tersayang. Bagi penyuka wisata alam liar, pantai ini sangat cocok. Hal tersebut disebabkan pengunjung dapat langsung memancing ikan untuk makan dan air tawar hanya bisa didapatkan dari mata air. Cukup menantang bukan?

Pantai Nanggelan memang cocok untuk wisatawan yang suka memacu adrenalin, tetapi tidak cocok bagi wisatawan yang ingin sarana prasarana memadai. Pantai ini tidak memiliki fasilitas apapun, akses menuju lokasi juga sangat sulit. Air tawar saja harus didapatkan dengan berjalan menyusuri semak-semak sejauh 1km.

Taman Nasional di Jember

Taman Nasional Meru Betiri

Wisata jember yang satu ini juga terletak di Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember yang tepatnya di Desa Andongrejo. Nama Meru Betiri berasal dari gunung yang ada di dalamnya, yaitu Gunung Meru dan Gunung Betiri. Wisata yang asri dan cocok bagi wisatawan yang suka dengan flora dan fauna langka.

Cukup dengan mengeluarkan uang Rp 5.000 saat hari biasa dan Rp 7.000 saat hari libur, wisatawan sudah dapat menikmati keunikan wisata ini. Kelebihan wisata Jember ini ialah wisatawan dapat berinteraksi dengan flora dan fauna langka. Flora dan fauna tersebut diantaranya, bunga Padma Rafflesia Zollingeriana, penyu hijau dan penyu belimbing, dll.

Kekurangan wisata ini yaitu akses menuju lokasi yang bisa dibilang tidak mudah. Di samping itu, taman nasional ini adalah untuk perlindungan flora dan fauna langka, maka wisata ini terbatas wisata pendidikan ekologi.

Bukit di Atas Awan J88

Selain terkenal dengan pantainya, Jember juga memiliki wisata alam Bukit yang terkenal yaitu Bukit di Atas Awan J88. Bukit J88 terletak di Desa Sucopangepok, Jember, Jawa Timur. Keindahan wisata Jember ini terletak pada keindahan pemandangan di bawah bukit seperti, perumahan, areal hutan, sawah dan lainnya.

Baca Juga :   10 Tempat Wisata ԁі Semarang уаng Wajib Kаmυ Sambangi

Wisatawan harus menyiapkan uang tiket masuk sebesar Rp 5.000 (pengguna sepeda motor) sedangkan Rp 10.000 (untuk pengguna mobil). Tersedia juga ojek naik dan turun menuju puncak bukit. Harga ojek naik sebesar Rp 15.000 dan ojek turun sebesar Rp 10.000. Fasilitas yang disediakan juga memadai seperti, toilet, musholla, camping ground, dll.

Bagi para wisatawan yang tidak terbiasa hiking dan takut ketinggian, akan sulit mendapatkan foto yang bagus dan instragamable. Sudah terdapat tangga menuju puncak bukit, tetapi alas tangga tersebut berupa bebatuan alami sehingga terkadang tidak rata dan tinggi. Berkunjung ke wisata ini saat musim penghujan sangatlah beresiko tergelincir dan longsor.

Pantai Bandealit

Penyuka wisata alam pantai yang masih jarang terjamah pasti suka dengan Pantai Bandealit ini. Wisata Jember ini terdapat di Kecamatan Tempurejo. Pantai ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri tetapi sudah berbeda spot.

Pemandangan yang menakjubkan dan keasrian juga kebersihan yang masih terjaga menjadi nilai plus bagi pantai ini. Banyak cerita mistis di pantai ini yaitu keberadaan manusia kerdil yang disebut dengan “Siwil”. Namun, bagi para wisatawan yang ingin mendapatkan kesunyian pantai ini sangatlah cocok, karena kenyataannya pantai ini tidak menyeramkan.

Rute menuju Pantai Bandealit yang sulit membuat Pantai ini masih sepi, kemudian masih tidak tersedia  fasilitas maupun sarana dan prasarana.  Ditambah lagi sebutan Pantai Angker membuat Pantai ini jarang sekali dikunjungi Wisatawan.

Situs Megalitikum Duplang

Situs Megalitikum Duplang adalah wisata sejarah di Kecamatan Arjasa, Jember tepatnya di Desa Kamal. Wisata Jember ini menyuguhkan peninggalan purbakala seperti, menhir, dolmen, dan watu kenong. Menhir dahulu digunakan untuk pemujaan arwah leluhur, watu kenong digunakan untuk persembahan bagi arwah leluhur, dan dolmen untuk kubur batu.

Para wisatawan yang ingin berkunjung juga tidak ditarget untuk harga tiket masuk juga menjadi nilai plus bagi wisata ini. Terdapat Juru Pelihara (Jupel) yang bernama Pak Soedarman yang dengan sukarela menjelaskan dan menceritakan hal-hal penting terkait situs ini. Cukup mengedukasi bukan? Benar-benar solusi tujuan wisata bagi penyuka wisata sejarah.

Bagi para wisatawan yang tidak begitu suka dengan wisata sejarah, wisata Jember yang satu ini dapat dikatakan kurang menarik. Peminat wisata ini biasanya ialah para pelajar atau mahasiswa yang sedang melaksanakan study tour.

Air Terjun Antrokan Manggisan

Sesuai dengan namanya, wisata Jember ini terletak di Desa Manggisan, Tanggul, jember. Harga tiket masuk hanya Rp 5.000 saja untuk tiket parkir kendaraan. Air terjun setinggi kurang lebih 15m ditambah dengan suasana yang masih sangat asri dan sejuk menjadi kelebihan wisata ini.

Spot foto yang instragamable dengan suasana wisata yang seakan masih tak terjamah bisa didapatkan di wisata ini. Meskipun letaknya terpencil, air terjun ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Perjuangan menuju lokasi memang sulit tetapi akan terbayar dengan keindahan dan keasrian air terjun ini.

Tempat yang terpencil membuat akses menuju lokasi cukup sulit dan masih belum ada fasilitas untuk para wisatawan. Bagi para wisatawan disarankan berkunjung pada saat musim kemarau. Hal ini disebabkan oleh air yang dapat naik hingga tempat parkiran kendaraan di saat musim penghujan.

Air Terjun Sumber Salak

Bagi para wisatawan domestik yang ingin mengunjungi Air Terjun Niagara di Benua Amerika, Air Terjun Sumber Salak adalah solusinya. Hal tersebut dikarenakan view air terjun ini mirip dengan Air Terjun Niagara. Tak perlu jauh-jauh dan kocek yang mahal, hanya membayar sukarela untuk pemeliharaan wisata, bahkan tak membayar pun tak apa.

Baca Juga :   Pantai Sendiki, Pesona Alamnya Yang Masih Terjaga Asri

Lokasi wisata Jember ini di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur tepatnya di Desa Sumber Salak. Pengunjung dapat berfoto di atas air terjun karena ketinggian yang minim tetapi cukup lebar sehingga aman untuk berfoto di atasnya. Debit air yang kecil menyebabkan pengunjung leluasa berenang di sekitar tumpahan air terjun ini.

Petunjuk arah menuju lokasi Air Terjun Sumber Salak yang sangat minim, bahkan dapat dikatakan tidak ada, membuat para wisatawan sulit menemukannya. Tempat parkir kendaraan disediakan oleh penduduk sekitar wisata yang berada paling ujung, sebelum perjalanan hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki.

Air Terjun Ledokombo

Jika Air Terjun Sumber Salak dikatakan mirip dengan Niagara Falls, Air Terjun Ledokombo disebut mirip dengan Angel Falls di Venezuela. Air terjun ini lebih tinggi dibandingkan Air Terjun Sumber Salak dan mengerucut tidak melebar sehingga dikatakan mirip dengan Angel Falls.

Pemandangan yang disuguhkan sungguh indah dan masih asri. Biasan cahaya matahari dan pepohonan atau lumut yang menempel di air terjun, membuat air terjun ini terlihat berwarna hijau. Debit air yang jatuh tidak terlalu deras sehingga menambah kesan tipis dan lembut. Tidak ada tiket masuk juga lho!

Air Terjun Ledokombo juga sulit dicari sama seperti Air Terjun Sumber Salak yang memang lokasinya berdekatan. Penunjuk arah menuju lokasi dapat dikatakan tidak ada sehingga para wisatawan harus aktif bertanya ke para penduduk sekitar. Wisatawan juga harus berjalan kaki setelah memarkir kendaraan di rumah penduduk paling ujung.

Air Terjun Watu Ondo

Air Terjun Watu Ondo terletak di Tempurejo, Kabupaten Jember, tepatnya di Desa Curah Nongko. Sesuai dengan namanya, air terjun ini berbentuk seperti tangga (ondo dalam bahasa Jawa). Air terjun ini sangat jernih karena mengalir dari air gunung bukan dari aliran sungai lain.

Wisatawan dapat melihat begitu jernihnya air sampai-sampai bebatuan di dasar air terlihat dengan jelas. Keasrian wisata Jember ini masih terjaga, bahkan jarang sekali dan dapat dikatakan tidak ada sampah atau coretan pengunjung. Keasriannya juga menyebabkan banyak batu berlumut yang membuat kesan batu berwarna hijau, tiket masuk hanya Rp 3.000 saja!

Tingkat kesulitan menuju lokasi air terjun dapat dikatakan berada pada level menengah. Hal tersebut dikarenakan rute yang sulit dimulai saat menempuh perjalanan dari parkiran menuju air terjun. Wisatawan harus menyusuri hutan karet dan menyeberangi sungai-sungai kecil dan berbatu.

Air Terjun Tujuh Bidadari

Jember juga memiliki Air Terjun Tujuh Bidadari yang tak kalah cantiknya dibandingkan dengan wisata air terjun lainnya. Wisata Jember yang satu ini berada di Desa Rowosari, Sumberjambe. Nama Tujuh Bidadari didapatkan dari para penduduk yang mengibaratkan air terjun ini seperti tujuh bidadari.

Harga tiket masuk menuju lokasi wisata hanya Rp 5.000 untuk parkir kendaraannya saja. Banyak sekali terdapat spot foto yang menarik dan instragamable. Suguhan pemandangan yang ciamik dan kesejukan serta keasrian wisata ini menjadi nilai plus. Sudah tersedia fasilitas toilet di tempat parkir wisata ini.

Kekurangan wisata ini hanya menuju lokasi wisatawan harus berjalan kaki dan menyusuri sawah. Disamping itu, wisatawan juga harus melewati kebun durian dan melewati sungai. Disarankan bagi wisatawan untuk menggunakan sandal gunung agar menghindari bahwa tergelincir dan membawa bekal air minum yang cukup.

Itulah 15 Tempat Wisata Jember yang tak boleh terlewatkan. Setiap wisata memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan alangkah baiknya kelengkapan wisata harus selalu terjaga. Selalu mencari info serinci mungkin mengenai lokasi wisata tujuan adalah trik untuk menjaga keselamatan dan keamanan saat berwisata.

 

Yunita

Seorang penulis cerita yang aneh, suka jalan jalan dan pengen jalan jalan karena menulis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker