Jawa Barat

10 Wisata Purwakarta Yang Wajib Untuk Dikunjungi

Bagi penduduk Jawa, khususnya Jawa Barat pasti sudah mengetahui banyaknya tempat wisata di tempat ini. Keindahan alam yang ada di Purwakarta membuat kabupaten ini mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun para turis. Oleh karena itu, penting bagi wisatawan mengetahui wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi.

Tempat Wisata di Purwakarta

Waduk Cirata

waduk cirata

Wisata yang pertama di Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi adalah waduk Cirata. Waduk ini berada di salah satu Desa yang bernama Tegal Waru, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Bagi yang ingin berkunjung ke waduk Cirata bisa mengunjunginya melalui alamat tersebut melalui google maps atau bertanya langsung kepada penduduk sekitar.

Waduk Cirata dibangun diantara bukit-bukit penghubung Cianjur, Bandung, dan Purwakarta. Luasnya mencapai 43.777,6 hektar. Awalnya, waduk Cirata merupakan bendungan yang dibangun sebagai PLTA yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan listrik pada Pulau Jawa dan Pulau Bali. Seiring berjalannya waktu waduk Cirata bermanfaat juga sebagai tempat wisata.

Adanya perahu-perahu nelayan yang berjejer terlihat di pinggir waduk Cirata memberikan pemandangan yang membuat mata sejuk. Selain itu, adanya tempat pembudidayaan ikan yang ada di sekitar tempat wisata dapat menambah suasana semakin terlihat indah. Belum lagi ketika sore hari sunset dapat terlihat di pinggir waduk.

Selain banyaknya keindahan yang ditawarkan oleh waduk Cirata, tempat tersebut ternyata sangat kental dengan kisah mistiknya. Hal tersebut terkadang membuat wisatawan merasa takut untuk berkunjung ke tempat tersebut. Namun demikian, selama kita berwisata tanpa melakukan pelanggaran yang dibuat semuanya akan tetap aman.

Bagi yang ingin mencoba tempat wisata ini tidak perlu khawatir dengan biaya karena sangat murah, yaitu cukup membayar parkir saja Rp.3000 untuk motor dan Rp.5000 untuk kendaraan mobil.

Baca Juga : Oleh Oleh Purwakarta Serta Sekilas Tentang Purwakarta

Giri Tirta Kahuripan

giri tirta kahuripan

Bagi yang memiliki hobi berenang sepertinya Giri Tirta kahuripan yang berada di Purwakarta merupakan tempat yang wajib untuk dikunjungi. Wisata Giri Tirta Kahuripan merupakan wisata yang merupakan kolam renang yang terdapat di ketinggian bukit dan biasa disebut dengan Skypool. Selain tempat berenang, wisata ini juga dijadikan tempat berburu spot foto.

Wisata Giri Tirta Kahuripan saat ini sudah mampu membuat perhatian masyarakat dan para wisatawan karena keindahan yang ditawarkan begitu menggiurkan. Keindahan yang akan didapatkan para wisatawan akan dinikmati di atas ketinggian bukit dan hal inilah yang menjadi daya tariknya.  Wisata ini juga memiliki bangunan yang tampak menawan serta elegan.

Jika akan berkunjung ke tempat wisata Giri Tirta Kahuripan pengunjung tidak akan mengalami kesulitan untuk menemukan tempatnya karena mudah diakses. Letak wisata ini berada di Jalan yang berlokasi di Wanayasa,  Desa yang bernama Taringgul Tonggoh, pada Kecamatan daerah Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Buka pada jam 08.00 dan tutup jam 17.00 WIB.

Harga tiket masuk ke Wisata Giri Tirta Kahuripan yaitu sebesar Rp. 25.000 dan jika akan masuk ke kolam renangnya bayar lagi Rp.60.000 per wisatawan. Adanya pembayaran dua kali dan terbilang lumayan mahal terkadang menjadi kendala untuk wisatawan. Namun demikian, hal tersebut sudah pantas dengan fasilitas dan keindahan yang didapatkan.

Baca Juga : 5 Tempat Wisata di Purwakarta Jawa Barat: Wanayasa, Waduk Jatiluhur, Air Terjun Curug Cipurut DLL

Goa Jepang Dan Goa Belanda

goa belanda purwakarta

Goa Jepang dan Goa Belanda adalah tempat yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi lokasinya di sekitar Desa Pusaka Mulya,  Kiarapedes, di Kabupaten Purwakarta. Bagi wisatawan yang menyukai sejarah maka tempat wisata yang satu ini sangat cocok untuk dikunjungi. Ketika mengunjungi tempat tersebut berbagai hal menarik yang berkaitan dengan sejarah akan didapatkan.

Goa Jepang dan Belanda merupakan tempat wisata bersejarah mengenai kekejaman masa penjajahan Jepang yang memiliki jejak historitas bangsa Indonesia pada jaman dahulu. Goa tersebut merupakan saksi bisu kekejaman Jepang yang mempekerjakan warga Purwakarta secara paksa. Temperatur suhu pada goa sekitar 17Oc sampai 20Oc yang dikelilingi perkebunan teh.

Jajaran pohon pinus yang rindang di sekitar wisata Goa serta dua curug air terjun menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan. Curugnya dinamakan Curug Pamoyanan dan satunya diberi nama Curug Cimanaresa. Dengan adanya pemandangan yang menakjubkan yang dihiasi dengan sejarah membuat ramainya Goa Jepang dan Belanda didatangi para wisatawan. 

Selain berbagai keindahan yang ditawarkan pada Goa Jepang dan Belanda ternyata ada sedikit kekurangan pada wisata ini. Kurangnya pengelolaan yang baik menjadikan Goa Jepang dan Belanda memiliki kondisi yang kurang terawat. Namun demikian, bagi wisatawan yang berminat mengunjungi tempat tersebut tidak perlu khawatir karena sekarang sudah diusahakan dikelola dengan baik.

Goa Jepang dan Belanda mulai buka pada jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB. Harga tiket masuk yang perlu dibayar sangat murah yaitu Rp. 5000 saja untuk setiap wisatawan yang berkunjung.

Wisata Keluarga di Purwakarta

Curug Tilu

curug tilu leuwi opat

Wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi selanjutnya yaitu Curug Tilu terutama bagi pencinta alam. Wisata ini menawarkan berbagai keindahan dan kesejukan yang dapat dirasakan oleh pengunjung. Bagi wisatawan yang ingin merasakan kesejukan air terjun tentu bisa mendapatkannya di sini dan bagi yang takut tenggelam sudah disediakan pelampung.

Para wisatawan ketika berada di air terjun bisa melompat di atas ketinggian sekitar 3 meter dan merasakan sensasi luar biasa. Hal tersebut juga menjadi daya tarik wisata Curug Tilu yang dapat dinikmati oleh pengunjung, terutama bagi yang suka tantangan.

Curug Tilu merupakan istilah yang berasal dari bahasa sunda curug yang memiliki arti terjun dan kata tilu yaitu tiga. Artinya, tempat ini memiliki tiga jenis air terjun. Namun, sangat disayangkan saat ini tiga jenis air terjun sudah tidak terlihat lagi dikarenakan banyaknya tumbuhan serta bebatuan yang ada.

Lokasi Curug Tilu adanya di daerah sekitar Desa Ciririp, Kecamatan yang bernama Sukasari, dan tentunya Kabupaten Purwakarta. Untuk biaya masuknya yaitu Rp.50.000 sudah termasuk beberapa fasilitas diantaranya Homestay, tempat khusus berenang dan nasi liweut. 

Untuk sampai ke tempat wisata ini memang memerlukan perjalanan yang lumayan jauh dan melewati jembatan merah. Bagi pengunjung yang malas berjalan jauh tentu ini menjadi kendala. Namun demikian, perjalanan sangat menyenangkan karena adanya suguhan pesona alam yang dapat menghilangkan rasa lelah.

Urban Farming

Urban Farming merupakan tempat wisata yang memiliki nuansa luar negeri. Wisata yang cukup populer di media sosial ini sangat cocok didatangi oleh wisatawan yang suka berfoto. Urban Farming yaitu merupakan panorama alam bergaya rumah-rumah petani ala-ala Eropa. Wisata ini salah satu wisata yang banyak dikunjungi para remaja untuk berfoto.

Kelebihan yang dimiliki oleh wisata Urban Farming yaitu kemiripannya dengan rumah petani yang ada di Eropa. Jadi, bagi pengunjung yang ingin merasakan nuansa seperti di Eropa tidak perlu mengeluarkan biaya mahal dan ribet untuk pergi ke Eropa. Suasana yang ada di tempat wisata dibuat sangat mirip dari mulai cat dan kombinasi warnanya.

Selain itu, di tempat wisata Urban Farming juga ada taman kelinci yang berisi kelinci-kelinci yang imut. Namun demikian, jam buka tempat wisata dimulai dari jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB. Hal tersebut tentu membuat pengunjung kurang puas karena biasanya wisatawan pergi sekitar jam 10.00 hingga menjelang magrib.

Harga tiket untuk bisa menikmati keindahan di Urban Farming berkisar sekitar Rp.15000 per orang. Namun harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Lokasi tempat yang satu ini berada di sekitar Desa yang bernama Benteng, Kecamatan yang bernama Campaka, dan tentunya Kabupaten Purwakarta. 

Gunung Lembu

Mendaki gunung menjadi kegiatan yang cukup banyak diminati oleh wisatawan khususnya bagi para pencinta alam. Salah satu gunung yang wajib untuk dikunjungi yaitu Gunung Lembu yang terletak di Kampung Panunggal, Desa Panyindang, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Dari pertigaan Sukatani menuju Gunung Lembu sekitar 8 KM. 

Untuk menempuh perjalanan bagi traveler yang tidak membawa kendaraan pribadi akan sedikit kesulitan mencari angkutan menuju tempat wisata. Oleh karena itu disarankan bagi wisatawan untuk mencarter angkutan yang ada di Stasiun Purwakarta. Hal tersebut mungkin sedikit disayangkan bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi.

Bagi wisatawan yang merasa takut melakukan pendakian ke gunung tidak perlu khawatir lagi karena Gunung Lembu tidak terlalu sulit didaki. Hal ini sangat cocok untuk pendaki pemula. Tempat wisata Gunung Lembu merupakan tempat yang sempurna bagi pemburu sunset karena wisatawan dapat menikmatinya dengan mudah. Hal tersebut menjadi daya tarik pengunjung.

Biaya yang perlu dikeluarkan oleh wisatawan jika akan mendaki Gunung Lembu yaitu Rp.10.000 saja per orangnya. Dengan biaya yang terbilang murah pengunjung sudah bisa menikmati berbagai keindahan yang disuguhkan oleh tempat wisata tersebut.

Desa Sajuta Batu

Desa Sajuta Batu merupakan tempat wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi juga. Kata sajuta sendiri berasal dari bahasa sunda yang memiliki arti sejuta. Di tempat wisata ini terdapat panorama alam yang dikelilingi gunung-gunung menjulang tinggi sampai hampir ke batas awan. Pemandangannya tampak berwarna hijau yang membuat sejuk mata.

Wisata Desa Sajuta Batu ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan karena keindahannya. Banyak kegiatan menarik yang ditawarkan untuk pengunjung diantaranya pendakian gunung, berkemah, olahraga offroad, memancing dan jelajah kampung dengan alam perbukitan. Para wisatawan juga dapat mengambil objek yang menarik untuk berfoto.

Bagi pengunjung yang akan berniat berwisata ke Desa Sajuta Batu mungkin akan sedikit mengeluhkan perjalanannya. Alur yang nantinya dilewati oleh wisatawan cukup terjal dan hal ini menjadi salah satu kekurangan dari tempat wisata ini. Namun demikian, kekurangan tersebut tidak seberapa dibandingkan dengan keindahan yang ditawarkan pada tempat wisata tersebut.

Desa Sajuta Batu berada di daerah sekitar Desa Pesanggrahan, Kecamatan yang bernama Tegal Waru, serta Kabupaten Purwakarta. Untuk harga tiket masuk wisata ini berkisar Rp.15000 per orangnya. Desa yang ada mungkin tidak sampai berjumlah satu juta. Tapi, karena melihat sepintas desa yang sangat banyak maka wisata ini dinamakan Desa Sajuta Batu.

Taman Air Mancur Sri Baduga

Taman Air Mancur Sri Baduga saat ini menjadi tempat wisata yang diincar oleh banyak wisatawan dan hingga para turis mancanegara. Keindahan dan keunikan yang dimiliki oleh wisata tersebut melebihi taman air yang ada di Singapura. 

Bukan hanya itu saja, Taman Air Mancur Sri Baduga juga merupakan taman wisata yang resmi dinyatakan air mancur terbesar di Asia Tenggara. Hal tersebut membuat wisata Taman Air Mancur Sri Baduga layak untuk menjadi salah satu tempat wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi.

Taman Air Mancur Sri Baduga memiliki bentuk dan tampilan yang sangat unik. Taman Air Mancur ini memiliki 1000 pipa yang berfungsi memancarkan air setinggi 10 meter. Di sekitar tempat tersebut juga dikelilingi lampu yang kerlap-kerlip serta paduan warna yang sangat cantik dan menarik. 

Untuk yang ingin menikmati keindahan dari Taman Air Mancur Sri Baduga ini sayangnya hanya dapat dilakukan pada jam 06.00-09.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB saja. Jika di luar waktu itu tidak dapat melihat keindahannya dengan sempurna. Namun demikian, untuk bisa menikmati keindahannya pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya karena gratis.

Bagi wisatawan yang ingin datang ke taman Air Mancur Sri Baduga lokasi tepatnya yaitu di Negeri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten purwakarta. Selain bisa menikmati pertunjukan air mancur yang disuguhkan pengunjung juga bisa sambil menikmati musik yang diputar selama pertunjukan berlangsung.

 Curug Cipurut

Curug Cipurut memiliki luas sekitar 8 hektar dan terdapat 7 air terjun pada satu aliran air curug. Objek wisata curug Cipurut dibagi menjadi 3 air terjun, yaitu pertama dengan ketinggian sekitar kurang lebih sekitar 25 meter. Untuk kedua curug yang lain posisinya sedikit lebih landai dan dijadikan tempat seluncur oleh pengunjung.

Lokasi Curug Cipurut yang berada di perbukitan membuat pemandangan yang disajikan oleh tempat tersebut tampak indah. Pepohonan yang berwarna hijau yang ada di kawasan tersebut menjadi latar belakang suasananya. Keindahan yang akan dinikmati oleh wisatawan akan dirasakan terus menerus selam perjalanan menuju curug.

Untuk menempuh perjalanan menuju lokasi jaraknya mencapai 1 KM kurang lebih. Oleh karena itu ini akan menjadi kendala bagi yang tidak terbiasa berjalan jarak jauh. Meskipun begitu, perjalanan yang ditempuh tidak akan terasa lelah karena suguhan pemandangan yang ada di kanan dan kiri selama perjalanan menuju curug.

Alamat Curug Cipurut sendiri tepatnya berada di Sumurungul, Kecamatan yang dinamakan Wanayasa, kabupaten Purwakarta. Bagi wisatawan yang berniat pergi ke curug dapat mengawalinya dimulai pusat Kota Purwakarta yang berjarak sekitar 30 KM. Untuk harga tiket masuk Curug Cipurut berkisar seharga Rp. 5000 untuk weekdays dan Rp.20.000 selama weekend.

Waduk Jatiluhur

Tempat wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi yang terakhir adalah Waduk Jatiluhur. Waduk ini dibangun dengan cara menenggelamkan 4 desa dan penduduknya yang berjumlah sekitar 5.002 orang pindah ke daerah Kabupaten Karawang sekitar bendungan. Fungsi waduk ini salah satunya adalah untuk menghasilkan tenaga listrik.

Waduk Jatiluhur merupakan waduk yang terbesar bendungannya se-Indonesia. Oleh karena itu waduk ini menjadi salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi. Wisatawan yang berkunjung ke waduk tersebut akan dimanjakan dengan panorama alam yang indahnya luar biasa.

Adanya kisah misteri yang cukup menyeramkan membuat wisatawan berpikir dua kali ketika akan mengunjungi Curug Jatiluhur. Aura mistis cukup kental masih dipercayai oleh masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, bagi yang ingin mengunjungi tempat tersebut diharapkan berhati-hati dan menjaga sikap dan perilakunya untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Jika berniat untuk berkunjung ke Curug jatiluhur ini harga yang perlu dibayar adalah Rp. 15.000 per orangnya. Lokasi Waduk Jatiluhur yaitu di Jalan Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Askes lokasi untuk menuju Waduk Jatiluhur sudah mudah untuk diakses melalui google maps.

Demikian itu tempat wisata Purwakarta yang wajib untuk dikunjungi oleh wisatawan. Semua tempat wisata dari mulai nomor pertama sampai nomor terakhir semuanya merupakan wisata yang memiliki banyak keunggulan dan istimewa yang berada di Kabupaten Purwakarta. Oleh karena itu disarankan untuk wisatawan mencoba semuanya.

 

Baca Juga :   Ini Daftar 7 Tempat Wisata Di Bogor Puncak

Yunita

Seorang penulis cerita yang aneh, suka jalan jalan dan pengen jalan jalan karena menulis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Mohon non aktifkan adblock anda
Refresh